Penggunaanrasio sebagai piranti melahirkan ilmu, pengetahuan dan teknologi merupakan prasyarat dasar bagi lahirnya modernitas. Magnis-Suseno, mencirikan masyarakat modern sebagai berikut: 1) Masyarakat modern pertama-tama adalah masyarakat yang berdasarkan industrialisasi. Berkatmodernisasi bidang religi, kemajuan dalam bidang agama dan kepercayaan antara lain sebagai berikut. 1 Semakin tersedianya sarana dan prasarana ibadah dari kota besar hingga ke pelosok daerah. 2 Semakin terorganisasinya kegiatan agama baik secara regional maupun nasional, baik pada peringatan hari-hari besar agama maupun program 44Imaji Ke-Indonesia-an dalam Lokalitas yang Berserak La Ode Machdani Afala, S.IP,.M.A (Ilmu Pemerintahan Universitas Brawijya) "Langit tanpa rajawali adalah keluasan tanpa sukma (Rendra)" A Modernisasisebagai proses industrialisasi terutama ditandai oleh . a. Perubahan masyarakat dari tradisional ke modern secara material. b. Perubahan masyarakat dari tradisional ke modern secara rohaniah . c. Perubahan masyarakat dari kehidupan agraris tradisional ke arah industri modern. d. Perpindahan penduduk dari desa ke kota Modernisasisebagai proses industrialisasi terutama ditandai oleh . A. Perubahan masyarakat dari tradisional ke modern secara material B. Perubahan masyarakat dari tradisional ke modern secara rohaniah C. Perubahan masyarakat dari kehidupan agraris tradisional ke arah industri modern D. Perpindahan penduduk dari desa ke kota Pilih jawaban kamu: ModerinisasiDi Indonesia. A. Modernisasi Di Indonesia. 1. Modernisasi di Bidang Teknologi. Gejala modernisasi di bidang teknologi biasanya ditandai dengan perkembangan teknologi, seperti munculnya teknologi baru dan lebih maju. Adanya teknologi yang baru dan maju, membuat pekerjaan manusia lebih mudah juga menghasilkan hasil yang banyak dan baik. GdQQc. 1 Penggantian dari penggunaan tenaga manual menjadi penggunaan tenaga mesin merupakan modernisasi di bidang... a jasa b distribusi c industri d pendidikan 2 Modernisasi sebagai proses industrialisasi terutama ditandai oleh …. a Perubahan masyarakat dari tradisional ke modern secara material b Perubahan masyarakat dari kehidupan agraris tradisional ke arah industri modern c Perubahan masyarakat dari tradisional ke modern secara rohaniah d Perpindahan penduduk dari desa ke kota 3 Sikap yang sesuai dengan modernisasi adalah… a Menentangnya dengan keras b Selektif hanya pada yang kita sukai c Memilih teknologi tradisional d Menerimanya dengan terbuka 4 Perkembangan Informasi dan Teknologi menjadi lebih maju dengan adanya aplikasi online yang memudahkan masyarakat untuk berbelanja memenuhi kebutuhannya. Dari ilustrasi tersebut, pentingnya modernisasi adalah. . . a Modernisasi lebih penting dibanding westernisasi b Modernisasi membuat individu bertindak sesuai dengan nilai dan norma c Modernisasi menawarkan kemudahan bagi masyarakat d modernisasi memusatkan individu pada Tuhan 5 Salah satu bukti transportasi dari adanya modernisasi yakni.... a b c d Leaderboard This leaderboard is currently private. Click Share to make it public. This leaderboard has been disabled by the resource owner. This leaderboard is disabled as your options are different to the resource owner. Maze chase is an open-ended template. It does not generate scores for a leaderboard. Log in required Options Switch template Interactives More formats will appear as you play the activity. Artikel ini membahas tentang modernisasi, syarat terjadinya modernisasi, faktor terjadinya modernisasi, hingga dampak yang disebabkan modernisasi. — Halo teman-teman, apa kabar nih? Gimana pengalaman selama belajar di rumah aja? Udah berapa bulan ya kira kira? Pasti temen-teman semuanya udah kangen juga nih sama jalan-jalan. Eitsss tapi jangan dulu ya, di masa pandemi seperti ini sangat rawan untuk pergi berlibur dan jalan-jalan. Terus gimana ya biar sedikit meringankan rasa kangen kamu semua? salah satu cara yang bisa dicoba yakni dengan jalan-jalan virtual via Google Earth. Kerennya, nggak cuma di Indonesia, Kamu bisa mengunjungi tempat-tempat indah di seluruh dunia! Jalan-jalan ke Koloseum di Roma, Italia pakai Google Earth Nah kamu pernah bertanya-tanya gak sih, kenapa sekarang kita bisa tau tempat yang jauh disana tanpa kita harus menghabiskan tenaga untuk berpindah tempat? Yapss benar sekali, karena perkembangan sistem informasi dan komunikasi yang ada saat ini. Mungkin buat Papa sama Mama-nya kamu dulu belum tau ada aplikasi virtual untuk melihat daerah-daerah yang jauh disana. Atau mungkin Kakek dan Nenek kita dulu tidak tau caranya saling berbalas pesan dengan menggunakan WhatsApp. Karena mereka memang tidak merasakan teknologi yang seperti kita rasakan sekarang ini. Teknologi tersebut, adalah dampak dari fenomena sosial bernama Modernisasi, yuk kita bahas! Baca juga Mengenal Teori Evolusi dalam Perubahan Sosial Apa Itu Modernisasi? Modernisasi adalah proses perubahan dari sesuatu yang belum maju ke arah yang lebih maju. Modernisasi dimaksudkan untuk memperbaiki dan mencapai suatu bentuk masyarakat yang lebih maju, berkembang, berkualitas, dan sejahtera. Kalau menurut Soerjono Soekanto, modernisasi adalah perubahan-perubahan di dalam masyarakat mengenai perubahan norma sosial, nilai sosial, susunan lembaga yang ada di masyarakat, pola perilaku sosial, dan segala aspek di dalam kehidupan sosial. Selain Soerjono Soekanto, ada lagi nih yang mendefinisikan modernisasi yang bisa dilihat dari beberapa bidang. Orang itu adalah Anthony Giddens yang menuliskan dimensi institusi modernitas dalam bukunya The Consequences of Modernity dan membagi dimensi modernisme kedalam empat bagian, yakni Kapitalisme, Industrialisme, Kemampuan Pengawasan, dan Kekuatan Militer. Baca juga Ketimpangan Sosial di Era Globalisasi Penyebab Terjadinya Modernisasi Jadi sekarang sudah tau kan apa itu modernisasi? Nah modernisasi juga tidak datang begitu saja loh, mereka memang diinginkan untuk ada karena pada dasarnya manusia adalah makhluk yang tidak pernah puas. Kalau dipikir-pikir kenapa dulu kita kita susah sekali untuk bertemu dengan seseorang yang jauh disana, tapi sekarang tinggal pencet video call dan dapat langsung terhubung dengan orang yang kita rindu. Itu adalah dampak dari adanya modernisasi. Oleh sebab itu, manusia pasti selalu ingin menemukan sesuatu yang baru. Jadi, bukan tidak mungkin dimasa yang akan datang akan ada hal-hal baru yang memenuhi kepuasan manusia berikutnya. Syarat Terjadinya Modernisasi Berikut adalah syarat terjadinya modernisasi menurut Soerjono Soekanto. Cara berpikir ilmiah yang sudah melembaga dan tertanam kuat dalam tatanan masyarakat. Sistem administrasi negara yang sudah baik dan benar-benar mewujudkan birokrasi yang baik pula. Sistem pengumpulan data yang teratur dan terpusat pada suatu lembaga atau badan tertentu seperti adanya Kartu Indonesia Pintar, BPJS, Jamsostek, dan sebagainya. Menciptakan iklim yang menyenangkan terhadap modernisasi terutama pada media masa. Tingkat organisasi yang tinggi terutama pada disiplin diri. Sentralisasi wewenang dalam melakukan social planning yang tidak mementingkan kepentingan pribadi atau golongan tertentu. Terjadinya modernisasi juga memang diakibatkan oleh peran serta dari kita juga untuk menerima dan mencari sesuatu yang baru dan menginginkan percepatan dalam melakukan segala sesuatu nih. Baca juga Pengertian dan Bentuk-bentuk Ketimpangan Sosial Ciri-Ciri Modernisasi Ciri-ciri modernisasi ditandai dengan adanya perubahan modern pada masyarakat yang mencakup unsur sosial, ekonomi, dan psikologi. Berikut adalah beberapa ciri modernisasi yang dirangkum dari berbagai sumber. Adopsi teknologi baru dalam aspek kehidupan sehari-hari Adanya perpindahan dari desa ke kota-kota besar atau urbanisasi Sikap menerima hal-hal baru dan terbuka pada perubahan Bersifat individualisme, maksudnya adalah menjadi individu yang bebas memilih, menentukan, dan bertanggung jawab atas kesuksesan ataupun kegagalan atau tindakannya sendiri Pola pikir yang lebih maju, seperti kesadaran akan kebersihan dan kesehatan Kemajuan dalam bidang ekonomi, seperti perkembangan industri dan perdagangan Kemajuan dan kepercayaan pada ilmu pengetahuan dan teknologi Muncul diferensiasi atau keragaman di bidang tenaga kerja seperti keterampilan, kecakapan, dan sebagainya Meningkatnya mobilitas karena semakin mudah untuk bepergian jarak jauh dan berkomunikasi dengan orang di tempat berbeda Memiliki keberanian untuk menyatakan pendapat atau opini dan bisa bersikap demokratis Faktor Pendorong Modernisasi Modernisasi dipengaruhi oleh beberapa faktor pendorong, yaitu sebagai berikut. Sistem masyarakat terbuka open stratification yang memungkinkan adanya gerak sosial, baik secara horizontal maupun vertikal yang lebih luas. Pemikiran yang berorientasi masa depan sehingga mendorong terciptanya hal atau penemuan baru sesuai dengan tuntutan zaman yang kian modern Kontak dengan kebudayaan lain yang memungkinkan manusia saling berinteraksi dan membuat penemuan baru Kenaikan tingkat pendidikan dan kesadaran akan hak asasi manusia Akses pendidikan yang lebih baik memungkinkan masyarakat untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru yang dibutuhkan untuk beradaptasi dengan perubahan Kemudahan dan efisiensi dari teknologi baru seperti internet, komputer, robotik, dan sebagainya Peranan pemerintah dalam menyediakan persyaratan sosial, politik, dan ekonomi yang diperlukan untuk modernisasi Dampak Modernisasi Kamu pernah liat gak sih orang-orang yang ada di sekitar kita yang memperhatikan dirinya sendiri? Orang yang adem ayem gak memperhatikan gejala dan hiruk pikuk dunia ini, udah jarang kan? Sekarang ini justru banyak orang-orang yang ambis banget buat mengejar sesuatu, nah itu adalah orang-orang sekarang yang wajar ada di dalam masyarakat modern menurut Talcott Parson. Talcott Parsons adalah tokoh sosiologi modern yang terkenal dengan teori Fungsionalisme Strukturalnya Sumber Selain itu, Parson juga menambahkan bahwa masyarakat sekarang selain yang masuk dalam pernyataan di atas, merupakan masyarakat yang sudah diarahkan menjadi terkotak-kotak sesuai dengan spesialisasinya masing-masing seperti di dalam bidang pekerjaan. Orang-orang sekarang juga berpikir secara rasional objektif. Hal ini pasti berdampak pada semua hal yang ada di dalam masyarakat tentunya. Dampak Positif Modernisasi Adanya modernisasi menyebabkan seluruh elemen di dalam masyarakat juga mengalami kemajuan dan perubahan. Seperti di dalam sistem ekonomi nih, kita semua lebih gampang buat belanja dan transaksi kan sekarang ini dengan pembayaran online dan transfer yang mudah? Itu adalah dampak dari adanya globalisasi. Ada juga perubahan pada sistem sosial yang berbeda seperti mudahnya kita untuk berinteraksi. Perubahan pada bidang politik dengan berjalannya sistem demokrasi yang ada sekarang ini. Bidang pendidikan yang terasa sekali karena belajar tidak lagi terpaku pada buku, tapi pada video belajar, infografik, atau banyak hal lagi yang membantu kita untuk belajar. Dalam bidang teknologi dan informasi dapat dilihat dari berkembangnya telekomunikasi. Dari bidang kesehatan yang alat-alatnya kesehatan sudah canggih, atau di bidang pertanian yang sekarang ini sudah tidak menggunakan kerbau atau alat-alat yang tradisional lagi melainkan mesin canggih. Itu semua adalah bagian dari terjadinya modernisme. Baca juga Apa Itu Globalisasi? Dampak Negatif Modernisasi Selain kemudahan yang kita dapat hal yang dijelaskan di atas yang membantu kita melakukan segala sesuatu secara mudah, Modernisasi juga memiliki sisi negatif nih! Seperti banyaknya kejahatan yang terjadi akibat berkurangnya lapangan pekerjaan yang tersedia, terjadi pemanasan global yang terjadi karena memakan mesin yang menghasilkan emisi berlebihan dan merusak alam. Tidak pedulinya masyarakat satu dengan masyarakat lain yang pada akhirnya sangat individualis, dan juga kejahatan berbasis teknologi seperti cyber crime ada sekarang ini karena adanya modernisasi. Kejahatan dunia maya dimana oleh para Hacker Sumber Giphy Contoh Modernisasi Modernisasi bisa terjadi di berbagai bidang. Berikut adalah contoh modernisasi di bidang ekonomi, politik, sosial, perdagangan, budaya, transportasi, hingga pertanian. 1. Contoh Modernisasi di Bidang Ekonomi Aplikasi investasi online yang sudah mendapat sertifikasi resmi dari OJK Aplikasi donasi online Dompet digital untuk transaksi cashless Teknologi hitung otomatis seperti di Excel dan sebagainya 2. Contoh Modernisasi di Bidang Politik Hubungan antar negara yang semakin berkembang Terbentuknya organisasi internasional yang terdiri dari beberapa negara seperti PBB, UE, ASEAN, dan sebagainya Terjalinnya kerjasama bilateral dan mulilateral 3. Contoh Modernisasi di Bidang Perdagangan Aplikasi jual beli online Perdagangan internasional menjadi lebih terbuka Ekspor impor semakin bebas Usaha kuliner atau makanan dari luar negeri 4. Contoh Modernisasi di Bidang Budaya Semakin banyak orang yang menguasai bahasa asing, bahkan lebih dari satu bahasa asing Pola gaya hidup sehat Perubahan perilaku masyarakat dari anak-anak hingga dewasa 5. Contoh Modernisasi di Bidang Sosial Kemudahan membaca berita dan mengakses informasi di platform digital Bisa berkomunikasi dengan siapa saja dari belahan dunia manapun 6. Contoh Modernisasi di Bidang Transportasi Transportasi online yang lebih aman, nyaman, dan bisa menjangkau berbagai lokasi dengan cepat Teknologi canggih di mobil, motor, pesawat, atau kereta Pemesanan tiket secara online 7. Contoh Modernisasi di Bidang Pertanian Mesin traktor yang bisa berjalan secara otomatis Proses panen menggunakan mesin otomatis Pupuk yang bisa mempercepat pertumbuhan tanaman — Nah, itulah penjelasan terkait modernisasi dan segala hal yang disebabkan oleh modernisasi di dalam masyarakat. Modernisasi menyebabkan banyaknya perubahan di sekitar kita baik itu yang positif dan yang negatif ya. Nah kita selaku masyarakat sudah seharusnya menyikapi dengan bijak segala sesuatu yang disebabkan oleh modernisasi. Oke deh, selesai sudah pembahasan kali ini. Kamu bisa belajar lebih lengkap lagi terkait materi modernisasi dengan video belajar yang lucu dan seru? Yuk langsung aja buka aplikasi Ruangguru-mu dan pelajari materi ini di ruangbelajar. Belajar akan jauh lebih asik dan menyenangkan loh karena dipandu oleh para Master Teacher terbaik! Referensi Giddens, A. 1990. The Consequences of Modernity. Cambridge. Polity Press. Soekanto, Soerjono. 1994. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta Raja Grafindo Persada. Ritzer, G. 2014. Teori Sosiologi dari Sosiologi Klasik sampai perkembangan . Yogyakarta Pustaka Pelajar. Berger, Peter L. & Thomas Luckmann. 1992. Pikiran Kembara Modernisasi dan Kesadaran Manusia. Yogyakarta Kanisius. Modernisasi [daring]. Tautan Diakses 12 April 2023 Pengertian modernisasi [daring]. Tautan Diakses 12 April 2023 Sumber Gambar Talcott Parsons [Daring] Sumber Diakses 13 Oktober 2021 Hacker Hacking GIF [Daring] Sumber Diakses 13 Oktober 2021 Artikel diperbarui pada 15 Oktober 2021. Jakarta - Modernisasi adalah suatu proses perubahan dari keadaan tradisional menuju masyarakat yang lebih maju modern atau masa tersebut merupakan pergeseran sikap dan mentalitas sebagai masyarakat untuk dapat hidup sesuai dengan tuntutan masa dari laman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, secara historis, modernisasi adalah proses perubahan menuju tipe sistem sosial, ekonomi, dan politik yang telah maju di Eropa Barat dan Amerika Utara dari abad ke- 17 hingga 19. Sistem sosial baru itu kemudian menyebar ke negara Eropa lainnya dan baru abad ke-20 ke negara-negara Amerika Selatan, Asia, dan dari modul Sosiologi oleh Rizka Ariestianti, bahwa pada dasarnya pengertian modernisasi mencakup transformasi total kehidupan bersama yang tradisional, dalam arti teknologi serta organisasi sosial kearah pola-pola ekonomis dan politis. Hal itu telah menjadi ciri negara-negara Barat yang yang berat mengenai industrialisasi merupakan model untuk industrialisasi dunia menjadi modern, yakni dengan masyarakat industri seperti masyarakat istilah modern, mengandung berbagai macam arti dan tambahan arti. Namun, secara umum istilah modern digunakan untuk menunjukan tentang terjadinya perubahan yang lebih modernisasi yang bisa kita lihat dari penggunaan gadget dan internet yang terus semakin berkembang. Selain itu, contoh modernisasi juga terdapat dalam penggunaan traktor oleh petani. Penggunaan traktor itu telah menyebabkan pekerjaan petani di lahan menjadi ringan dan adalah beberapa pengertian modernisasi menurut para ahli1. Soerjono SoekantoMenurut Soerjono Soekanto, modernisasi diartikan sebagai bentuk dari perubahan sosial, secara terarah directed change yang didasarkan dalam suatu perencanaan social palnning.2. Widjojo NitisastroModernisasi merupakan transformasi total dari kehidupan tradisional dalam hal organisasi sosial dan teknologi ke arah yang lebih Wilbert E MooreModernisasi adalah bentuk transformasi total pra-modern dalam hal teknologi maupun organisasi sosial dalam hal pola ekonomi dan politik yang menjadi ciri negara-negara Barat yang Johan Willem SchoorlModernisasi adalah suatu penerapan pengetahuan ilmiah dalam semua kegiatan, bidang kehidupan, dan aspek ModernisasiSecara umum ciri modernisasi akan ditandai dengan adanya perubahan pada aspek sosio demografi dan struktur sosial, yang mencangkup unsur-unsur sosial, ekonomi, dan psikologi modernisasi adalah sebagai berikut- Masyarakatnya sangat memanfaatkan kemajuan teknologi untuk meringankan kehidupan Adanya perubahan pada alat transportasi yang lebih Banyak terjadi perubahan pada unsur-unsur dan norma Transformasi demokratis dalam sistem politik, telah membuka peluang bagi tindakan kolektif Meningkatnya sikap individualisme dan disiplin diri yang Adanya diferensiasi dalam hal tenaga ModernModernisasi telah membuat berbagai perubahan keadaan masyarakat, sehingga hal tersebut akan memicu terjadinya Stoner dan Freeman, keduanya memberikan dua pandangan mengenai konflik sosial, yakni dengan pandangan tradisional dan modern. Dalam pandangan tradisional konflik sosial bisa saja dihindari, dengan cara meminimalisasikan munculnya konflik dalam sebuah itu, pandangan modern justru menjelaskan bahwa suatu konflik tidak dapat dihindari. Hal tersebut nantinya akan dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti perbedaan persepsi, perbedaan tujuan, struktur organisasi, nilai-nilai, dan lain sebagainyaCiri-ciri Manusia ModernDikutip dari buku Modernisasi Pembelajaran Bahasa Indonesasi karya yayah Rokayah, berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Inkeles kepada masyarakat yang industrinya sudah maju. Ia pun mengemukakan secara detail tentang tanda ciri-ciri atau karakteristik manusia dan masyarakat ciri-ciri manusia dan masyarakat modern,diantaranya1. Bersikap TerbukaHal ini bisa berkaitan dengan sebuah hal-hal maupun pengalaman baru, dan tidak menutup diri terhadap adanya perubahan. Artinya, jika masyarakat dihadapi oleh sebuah ajakan mengenai hal-hal baru yang dirasa lebih menguntungkan untuk kehidupannya kedepan, maka mereka akan cenderung untuk selalu memikirkan dan menerimanya. 2. Selalu Siap Menghadapi Perubahan SosialManusia modern akan siap untuk memahami dan menerima perubahan yang terjadi disekitarnya. Contohnya berpartisipasi dalam bidang politik ekonomi dan lain lain. 3. Memiliki Pandangan yang LuasMasyarakat modern mau memahami perbedaan berupa pendapat maupun sikap orang lain. Pendapat tidak hanya berdasarkan apa yang ada pada dirinya, tapi juga mau menerima pendapat dari luar. 4. Memiliki Ambisi dan Rasa Ingin Tahu yang KuatDorongan untuk selalu berusaha memperoleh informasi tentang apa yang sedang terjadi di lingkungannya, dengan selalu mencari manfaat sebagai cara untuk meningkatkan kehidupannya. 5. Berorientasi Pada Masa Sekarang dan Masa DepanManusia modern tidak hanya mengenang suatu kejayaan maupun kegagalan di masa lalu, tapi mereka lebih aktif untuk berfikir bagaimana tentang masa kini dan masa yang akan datang. 6. Percaya Pada Perencanaan Social PlanningDalam kehidupan manusia modern hidupnya cenderung direncanakan, perencanaan tersebut baik jangka panjang maupun jangka pendek. 7. Lebih Percaya Pada Hasil Pemikiran dan Perhitungan ManusiaHal ini menandakan bahwa manusia barin percaya bahwa manusia dapat mengontrol kejadian di sekitarnya dan tidak melulu percaya terhadap takdir atau pembawaan. 8. Menghargai Keterampilan TeknikManusia modern akan menghargai keterampilan juga penggunaan suatu Teknik sebagai dasar pemberian imbalan. 9. Berwawasan Pendidikan dan PekerjaanSalah satu karakteristik manusia modern adalah mereka cenderung lebih berpandangan terhadap pendidikan dan pekerjaan. 10. Menyadari dan Menghargai Orang LainManusia modern lebih menghargai kemuliaan seseorang, khususnya seperti wanita, orang yang lemah, anak-anak, atau bawahan. 11. Memahami Perlunya ProduksiDalam mengambil dengan manusia modern akan selalu mempertimbangkan sejauh mana dampak terhadap hasil produksi dari suatu industri. Contohnya ketika ia sebagai pegawai perusahaan maka juga ikut mengenai menyadari akan kepentingan perusahaannya Modernisasi Pada MasyarakatAdanya modernisasi tentunya akan memberikan dampak ke masyarakat, baik itu langsung maupun tidak langsung dan secara positif maupun negatif. Berikut adalah beberapa contoh dampak dari adanya modernisasia. Dampak Positif Modernisasi- Mampu meningkatkan kehidupan bermasyarakat yang berubah menjadi lebih Adanya efektivitas dan efisiensi dalam melakukan suatu Perubahan nilai dan sikap, yang ditandai dengan menguatnya integrasi masyarakat, sehingga membuat masyarakat mampu untuk lebih Meningkatnya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi IPTEK, Industri dan juga Meningkatnya kesadaran masyarakat dalam hal politik dan Dampak Negatif Modernisasi- Terjadinya kesenjangan masyarakat di bidang ekonomi dan Banyaknya pencemaran lingkungan pada Meningkatnya konflik dan kasus Terbentuknya paham dan cara pandang Barat yang Memunculkan pergeseran nilai-nilai pada kebudayaan lokal, yang mampu menghilangkan adat istiadat yang sudah diturunkan secara turun Adanya kesenjangan teknologi digital divide dalam itu tadi penjelasan mengenai modernisasi beserta ciri-ciri masyarakatnya. Apakah detikers, sudah termasuk dalam masyarakat yang modern? Jangan lupa selalu bersikap bijak menghadapi modernisasi ya! Simak Video "Mengenal ADHD Gejala hingga Penyebabnya" [GambasVideo 20detik] lus/lus Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Dalam sejarah kelahirannya, teori modernisasi muncul sebagai respon peristiwa-peristiwa penting pasca Perang Dunia II, yaitu kemunculan Amerika Serikat sebagai kekuatan dominan di dunia, kemunculan Uni Soviet sebagai kekuatan komunisme, dan kemunculan negara-negara merdeka yang baru di Asia dan Afrika yang mana sebelumnya kawasan-kawasan tersebut terdiri dari daerah bekas jajahan kolonialisme dan imperialisme bangsa Eropa. Teori modernisasi ini berkembang menjadi justifikasi kekuatan Amerika Serikat dalam membendung komunisme serta memperluas pengaruhnya sebagai kekuatan baru di dunia. Dominasi kekuatan Amerika Serikat ini tidak lepas dari adanya pemberian bantuan luar negeri AS terhadap negara-negara di Eropa Barat selama masa Perang Dingin yang bertujuan untuk membangun kembali Eropa Barat yang telah hancur pasca Perang Dunia kedua. Bantuan luar negeri ini merupakan rencana pembangunan ekonomi di Eropa Barat yang diinisiasikan oleh George Marshall. Akan tetapi, Kunz dalam Prasetya, 2016 17 berpendapat bahwa terdapat motif ekonomi dan politik di balik Marshall Plan ini yang berkaitan dengan keterbukaan pasar Eropa Barat bagi produk-produk AS dan keberlangsungan kapitalisme global secara umum. Sementara itu, motif politik di balik adanya Marshall Plan ini berkaitan dengan upaya pencegahan berkembangnya ideologi komunisme di Eropa Barat dan Selatan. Sebagaimana yang kita ketahui, kemunculan Uni Soviet sebagai kekuatan komunis menjadi tantangan yang cukup kuat bagi Amerika Serikat, terlebih Uni Soviet telah berusaha mengembangkan sayap ideologinya ke Eropa Timur dan Asia. Sementara Amerika Serikat sibuk mengurusi negara-negara yang dikhawatirkan berpotensi jatuh ke tangan komunisme, perpolitikan di Amerika Latin malah cenderung mengarah ke sayap kiri, seperti Fidel Castro yang mempertahankan sosialismenya di Kuba. Dan tidak bisa kita hiraukan pentingnya kehadiran negara-negara di Asia dan Afrika yang telah meraih kemerdekaannya sendiri dari kolonialisme Bangsa Eropa juga turut menjadi respon kemunculan teori modenisasi itu sendiri yang menyebabkan negara-negara baru merdeka ini mencoba mengikuti’ sistem politik yang ada di Amerika Serikat. Lagi dan lagi, Amerika Serikat menjadi model bagi negara-negara yang baru saja memerdekakan dirinya karena dianggap berhasil mencapai derajat pembangunan ekonomi sehingga negara-negara berkembang optimis bahwa mereka juga akan bisa seberhasil Amerika modernisasi ini sendiri sebenarnya mewarisi pemikiran dari teori evolusi oleh Auguste Comte dan teori fungsionalisme oleh Talcott Parsons. Dalam teori evolusi, masyarakat akan berkembang dari tradisional primitif menuju masyarakat modern maju, sementara teori fungsionalisme menggambarkan masyarakat seperti tubuh manusia yang bekerja sesuai fungsinya masing-masing. Fungsionalisme ini meyakini adanya mobilitas sosial sehingga membuat setiap orang bisa meningkatkan dan menurunkan stuktur sosialnya. Ini menunjukan bahwa betapa pentingnya sebuah kualifikasi terhadap posisi-posisi sosial sehingga status sosial seseorang kini bisa diraih sesuai dengan kepantasannya. Dalam tulisan ini, penulis akan membandingkan teori modernisasi mengenai tahapan pembangunan ekonomi oleh W. W. Rostow dan pendekatan tradisi Amerika Latin oleh Wiarda. Berikut lima tahapan pembangunan ekonomi sebagai suatu tahap proses modernisasi menurut Rostow Matunhu, 2011 66, yaituMasyarakat tradisional. Dalam masyarakat ini ditandai dengan adanya pertanian yang subsisten dan perdagangan untuk lepas landas. Tahap ini ditandai dengan adanya spesialisasi, produksi barang surplus, dan perdagangan, serta infrastruktur transportasi yang mendukungLepas landas. Ditandai dengan meningkatnya industrialisasi dan peralihan ekonomi dari sektor pertanian ke kematangan. Dalam tahap ini, terjadi diversifikasi ekonomi ke daerah baru dan sedikit ketergantungan terhadap impor. Keadaan perekonomian terus bertumbuh, perluasan pemakaian teknologi modern pada kegiatan perkonomian, peralihan industri baru secara tingkat tinggi. Pada tahap ini, perekonomian telah menuju konsumsi massa dan pelayanan jasa semakin lima tahap pembangunan ini, kita dapat melihat apakah semua proses pertumbuhan ekonomi suatu negara sudah dijalankan. Rostow juga menyebutkan bahwa negara yang melindungi kepentingan para pengusaha dalam melakukan akumulasi modal sehingga negara dapa menuju pertumbuhan ekonomi yang tinggi Rahayu, tanpa tahun 77. Semakin berkembangnya perekonomian dan pasar, maka semakin mendorong kemajuan bidang lainnya, seperti demokrasi dalam suatu negara. Oleh karena itu, Rostow dan beberapa ahli lainnya juga merancang sebuag program bantuan luar negeri AS bantuan ekonomi internasional yang bertujuan untuk menyokong pendidikan, kemakmuran, dan kelas menengah di negara-negara berkembang, sehingga nantinya mengarahkan mereka ke dalam proses modernisasi dan pendekatan tradisi Amerika Latin yang dikemukakan oleh Howard J. Wiarda, ia melihat perkembangan yang terjadi di Amerika Latin tidak terlepas pengaruhnya dari sejarah dan pengalaman yang dimiliki oleh negara-negara di Amerika Latin yang tentunya berbeda dengan pengalaman yang dialami oleh negara-negara Barat. Jelas ini menjadi sebuah kritik bagi modernisasi yang memang benar adanya bahwa teori ini dianggap terlalu eurosentris atau westernisasi atau amerikanisasi seolah-olah negara-negara Barat patut dijadikan acuan bagi negara-negara berkembang untuk dapat memajukan negaranya. Menurut Wiarda, Amerika Latin memiliki sejarah panjang mengenai organis-statisme, korporatisme, religuitas, elitism, patrimonialisme, dan otoritarianisme. Sepanjang sejarahnya, sistem politik di Amerika Latin cenderung bersifat hierarkis dan top-down, sistem ekonominya pun bersifat merkantilis dan statis, terdapat sistem kelas kasta yang cukup kuat di tengah masyarakatnya, sistem hukum yang berdasar pada hukum sipil civil law, absolutism agama, dan sistem pendidikan yang deduktif. Amerika Latin cenderung menekankan hak kelompok atau korporat dibandingkan hak individu, menjunjung persatuan dan monoisme dibandingkan keanekaragaman dan pluralisme, serta pemerintah pusat yang kuat dibanding memperhatikan sistem check and balances. Berikut tabel perbandingan antara pendekatan modernisasi developmental yang dikemukakan oleh Rostow dan pendekatan tradisi Amerika Latin oleh Wiarda Sumber Penulis Nampaknya, Amerika Serikat berupaya membimbing dan mengarahkan Amerika Latin untuk melakukan perubahan sosial yang mengarah pada proses modernisasi, sehingga tidak hanya “mengajari” orang Amerika Latin untuk mengadakan pemilihan umum saja, tetapi juga mengajari cara meliberalisasi dan memprivatisasi ekonomi negara mereka, serta bergabung dengan asosiasi perdagangan bebas. Menggunakan perspektif developmentalisme, pertumbuhan ekonomi suatu negara diasumsikan akan mendorong adanya perubahan sosial sehingga memiliki korelasi yang positif terhadap adanya liberalisme, pluralisme, serta kelas sosial menengah yang stabil. Sayangnya, asumsi ini tidak cukup relevan untuk menjelaskan kondisi perkembangan yang terjadi di Amerika Latin. Wiarda menjabarkan beberapa faktor yang menyebabkan permasalahan tersebut, yaituKeterbatasan liberalisasi dan privatisasi ekonomi di negara Amerika Latin. Hal ini kembali lagi kepada tradisi yang telah melekat pada sistem ekonomi yang dianut oleh mayoritas negara di Amerika Latin dimana perekonomian cenderung dikuasai oleh negara, tetap mempertahankan sistem merkantilis dan statis dibandingkan mengembangkan sistem yang mendorong entrepreneurial dan Serikat telah meninggalkan integrasi ekonomi dengan negara-negara di Amerika Latin sehingga kini segala inisiatif integrasi tersebut diserahkan kembali ke tangan negara-negara Amerika perubahan sosial sedang berlangsung, tetapi masyarakat masih tetap terbagi ke dalam kelas dan garis keturunan yang ketat, ketidaksetaraan meningkat antara si kaya dan si miskin, kelompok elite masih tetap memonopoli kekuasaan yang mana ini bertentangan dengan teori fungsionalisme dalam proses modernisasi yang menjunjung meritokrasi, belum adanya kelas menengah yang stabil, keterbatasan pluralisme, dan belum adanya masyarakat yang liberal, egaliter, dan berkeadilan sistem demokrasi formal sudah dibangun, namun demokrasi di Amerika Latin sendiri masih cenderung terbatas dan terkontrol limited, controlled democracy. 1 2 Lihat Sosbud Selengkapnya Dalam soal berkaitan dengan modernisasi. Menurut Schoorl, modernisasi merupakan pergantian teknik produksi dari cara-cara tradisional ke cara-cara yang tertampung dalam pengertian revolusi industri. Schoorl merumuskan penerapan ilmu pengetahuan ilmiah yang ada kepada semua aktivitas merupakan faktor penting dalam modernisasi. Sejalan dengan itu, Max Webber juga berpendapat bahwa modernisasi sebagai gejala perubahan dari cara berpikir tradisional menjadi rasional. Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa modernisasi dapat dilihat sebagai suatu perubahan fisik yaitu cara-cara tradisional ke arah modern serta pola pikir tradisional menjadi rasional. Melihat penjelasan tersebut, karena pola pikir menjadi dasar modernisasi maka jawaban yang tepat adalah E. pola pikir.

modernisasi sebagai proses industrialisasi terutama ditandai oleh